Materi Persentasi kelompok 5
Klik
A. MASALAH YANG MUNCUL AKIBAT KEBERAGAMAN BUDAYA
akan menimbulkan persaingan dan pertentangan social.
1. pertentangan
social akibat keberagaman budaya
Keberagaman budaya
dapat berdampak negative yaitu pertentangan antar budaya, apabila hal
itu tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan konflik antar
budaya,konflik yang pernah terjadi di berbagai daerah misalnya
diJakarta,tasikmalaya,situbondo,ambon,poso,sambas,Aceh,
papua,dan daerah lain-lainnya.
pada era reformasi sekarang ini,dampak negative akibat keragaaman social budaya antara lain sebagai berikut:
1.Menimbulkan krisis ekonomi dan moneter yang berkepanjangan dan sulit diatasib.
2.Menimbulkan konflik antarelit dan golongan politikc.
3.Menimbulkan konflik antar suku bangsa,antar golongan,atau antar kelas sociald.
4.Menimbulkan perubahan social dan budaya yang terlalu cepat
papua,dan daerah lain-lainnya.
pada era reformasi sekarang ini,dampak negative akibat keragaaman social budaya antara lain sebagai berikut:
1.Menimbulkan krisis ekonomi dan moneter yang berkepanjangan dan sulit diatasib.
2.Menimbulkan konflik antarelit dan golongan politikc.
3.Menimbulkan konflik antar suku bangsa,antar golongan,atau antar kelas sociald.
4.Menimbulkan perubahan social dan budaya yang terlalu cepat
2. Alternatif Pemecahan Masalah
Adapun metode-metode pemecahan
masalah akibat konflik sosial budaya yang biasa digunakan, antara lain sebaga
a.
Metode kompetisi
(competition)Metode
kompetisi adalah pemecahan masalah dengan menggunakan teknik persaingan. Metode
ini menyajikan suatu arena persaingan menang-kalah kepada pihak-pihak yang
bertentangan. Apabila terjadi konflik dalam masyarakat, biasanya pihak yang
berkuasa akan memanfaatkan kekuasaan yang dimilikinya. Misalnya, dengan
memberikan alternatif siapa yang tidak setuju silahkan mengundurkan diri.
b. Metode Menghindari (avoidance )
Metode
menghindari adalah pemecahan masalah dengan cara salah satu pihak yang
berselisih menarik diri atau menghindari konflik. Dalam metode ini biasanya
pihak-pihak yang bertentangan mengambiil keputusan untuk berpisah atau
menghindar secara fisik. Misalnya, golongan elit politik yang pernah berkuasa
pada era Orde Baru menarik diri dan tidak ikut lagi dalam kegiatan politik
praktis pada pemerintahan era reformasi sekarang ini.
Metode
akomodasi adalah cara pemecahan masalah dengan menciptakan kondisi damai untuk
sementara. Metode ini diterapkan apabila salah satu pihak bersedia memenuhi
tuntutan pihak lawan. Metode ini digunakan untuk memelihara hubungan baik
dengan harapan salah satu pihak mau mengalah sebagai contoh, dalam
menyelesaikan konflik antara suku bangsa Dayak dengan suku bangsa Madura di
Sambas, maka pemerintah kita memisahkan dua pihak yang bertikai dengan
menyediakan penampungan sementara bagi pengungsi dari suku Madura sampai
dicapai suatu kesepakatan damai.
d.
Metode kompromi
(compromise)Metode
kompromi adalah pemecahan masalah dengan cara melakukan perundingan damai.
Metode ini tidak diarahkan untuk menentukan siapa yang menang atau yang kalah,
tetapi untuk mencari akar permasalahan, sehingga dicapai suatu kesepakatan
damai. Metode ini dapat memperkecil permusuhan yang terpendam.
e. Metode Kolaborasi
Metode
kolaborasi adalah pemecahan masalah dengan cara memberikan keuntungan yang sama
kepada pihak-pihak yang berselisih. Metode ini merubah konflik menjadi kerja
sama. Dalam hal ini pihak-pihak yang bertentangan diajak bekerja sama untuk
berkompromi.
f. Metode Pengurangan Konflik
Selain
ke lima metode tersebut,masih ada alternatif pemecahan masalah yang dapat
digunakan, yaitu metodepengurangan konflik.
Ada dua cara yang dapat
digunakan utuk mengurangi konflik, yaitu:
1. Mengganti tujuan yang
menimbulkan konflik dengan tujuan yang dapat diterima oleh kedua pihak yang
berselisih;
2. Mempersatukan dua belah
pihak yang bertentangan dengan menimbulkan ancaman atau musuh dari luar.

0 komentar: